SUNGAI SALAI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Salai Hilir melalui Puskesmas setempat menggelar kegiatan Asesmen 25 Keterampilan Dasar Kader Kesehatan pada Rabu, 22 April 2026.
Asesmen ini merupakan bagian dari penguatan transformasi layanan kesehatan di tingkat desa. Sebanyak 25 indikator keterampilan yang diuji meliputi kemampuan teknis dan edukasi, di antaranya:
Kesehatan Ibu dan Anak: Pemantauan pertumbuhan balita dan penggunaan Buku KIA.
Layanan Remaja & Dewasa: Skrining penyakit tidak menular (cek tensi dan gula darah).
Layanan Lansia: Pendampingan kesehatan bagi warga lanjut usia.
Keterampilan Penyuluhan: Teknik komunikasi efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan.
Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan dari tenaga kesehatan Puskesmas menyatakan bahwa asesmen tahun ini dilakukan lebih mendalam dibanding tahun sebelumnya.
"Kami ingin memastikan bahwa kader bukan hanya sekadar mencatat, tapi benar-benar mampu mendeteksi dini masalah kesehatan di lingkungan RT masing-masing. 25 keterampilan ini adalah 'senjata' utama mereka di lapangan," ujarnya.
Setiap kader wajib melewati pos-pos ujian praktik, mulai dari cara menimbang berat badan yang benar menggunakan dacin/timbangan digital, hingga cara pengisian aplikasi pelaporan kesehatan digital yang kini menjadi standar nasional di tahun 2026.
Kepala Desa Sungai Salai Hilir memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para kader. Ia berharap melalui asesmen ini, angka stunting di desa dapat ditekan lebih maksimal dan kesadaran warga akan pola hidup sehat (PHBS) semakin meningkat.